Sejarah Berdirinya Bendung Gerak Waru Turi
• Nama Anggota Kelompok Literasi:
- Aurellyta Agustin (04)
- Aurora Paxia Emily (05)
- Kurniyawati (18)
- Lyzti Yuliani Salsabilla (19)
- Wafi Nailatul Nur Aisyah (33)
BENDUNG GERAK WARU TURI
Bendung Gerak Waru Turi terletak di desa Gampeng kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri. Dahulu sebelum dibangun, sungai Brantas mengalami degradasi (penurunan dasar sungai).
Degradasi ini diakibatkan oleh penambang pasir liar, yang tidak terkendali. Akibat degradasi ini, sumber irigasi yang di alirkan ke daerah Kediri, Nganjuk, dan Mojokerto mengalami ketidakstabilan.
Dengan adanya degradasi tersebut intake (bangunan penangkap air) pengambilan air tidak berfungsi dengan baik, karena mengakibatkan air untuk irigasi tidak bisa naik. Sedangkan masyarakat desa Gampeng mata pencahariannya adalah petani.
Pembangunan Bendung Gerak Waru Turi di mulai pada tahun 1988 dan selesai pada tahun 1991. Lalu diresmikan pada tahun 1992 oleh Ir. Radinal Moochtar. Dinamakan Waru Turi karena Waru (bagian kiri atau daerah barat sungai Brantas) mengairi daerah Warujayeng, Nganjuk, Jabon. Dan Turi (bagian kanan atau timur sungai Brantas) mengairi daerah Papar, Turonggono (Jombang) hingga ke Mojokerto.
Tujuan awal dibangunnya Bendung Gerak Waru Turi yaitu sebagai daerah irigasi disisi kiri dan kanan sungai Brantas. Tujuan selanjutnya yaitu sebagai pengendali banjir dan sebagai kontrol debit aliran air. Lalu kemudian dikembangkan sebagai tempat pariwisata.
Pariwisata Bendung Gerak Waru Turi dibuka pada tahun 2001. Sebagai tempat wisata, Bendung Gerak Waru Turi sudah dilengkapi beberapa fasilitas yaitu kolam renang, kolam pemancingan, sepeda air, motor ATV, area perkemahan, padang golf, taman bermain, hingga kuliner. Taman wisata Bendung Gerak Waru Turi buka setiap Senin s/d Minggu dan dikenakan tarif pada hari Senin s/d Sabtu sebesar Rp.6000/orang dan hari Minggu atau hari libur sebesar Rp.10.000/orang. Dan jam operasionalnya adalah pukul 08.00 s/d 16.00 WIB.
Pembangunan Bendung Gerak Waru Turi mendapat respon baik oleh masyarakat setempat. Karena membawa dampak positif seperti irigasi terpenuhi dan membuka lapangan pekerjaan dengan berdagang. Selain itu masyarakat sekitar memanfaatkan Bendung Gerak Waru Turi sebagai jembatan penyeberangan.
Akan tetapi jembatan ini bukan jalan umum, karena bendungan ini berada di dalam kawasan pariwisata. Jadi masyarakat sama saja memasuki wilayah wisata, namun di Bendung Gerak Waru Turi membatasi kendaraan yang lewat yaitu kendaraan besar tidak bisa masuk.
Dari pemaparan tersebut sudah jelas bahwa jalan alternatif Bendungan beroperasi sesuai dengan sistem pengelolaan Taman Wisata Bendung Gerak Waru Turi. Jadi dapat diketahui jalan tersebut bukanlah jalan umum yang selalu terbuka untuk umum selama 24 jam, melainkan ada sistem buka tutup sesuai jadwal wisata pada umumnya.
*Note: Seluruh foto yang ada di dalam artikel ini murni hasil dari potret asli kami dan bukan mengutip dari artikel lainnya.
Sumber: https://kedirikab.go.id/alam_bendungan_gerak_waru_turi
https://travellersblitar.com/bendung-waru-turi-kediri/
Demikian artikel tentang Bendung Gerak Waru Turi yang kami buat dari berbagai sumber. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Dan apabila terdapat kesalahan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Sekian terima kasih (Lyz & Auro)
Komentar
Posting Komentar